Sopir Luxio Frans Jonar Sirait tidak mengenal 10 orang penumpang yang berada di mobilnya. Namun dia tak mau disebut sebagai sopir angkutan omprengan. Para penumpang naik mobilnya saat hendak mengambil ayam.
"Jadi saat itu saya ke Cawang, telah sampai ke sana saya mau ambil ayam saya. Nah saat menunggu ayam saya bayak orang yang mau menumpang. Jadi di situ banyak penumpang saya naikin," jelas Frans saat bersaksi di PN Jaktim, Jl Sunarso, Jakarta Timur, Senin (18/2/2013).
Para penumpang yang selamat pernah menyebut bahwa mobil itu adalah omprengan yang beroperasi di Cawang-Bogor. Sejumlah sopir lain di Cawang pun mengenal Frans sebagai sopir omprengan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal penumpang, hakim ketua Soeharjono sempat mempertanyakan apakah Frans diberi uang oleh terdakwa Rasyid. Dia pun membantahnya.
"Tidak pak, komunikasinya dengan penyidik. Pihak korban sudah disantuni semua," terangnya.
(mad/ndr)










































