Izin PJTKI yang Kirim TKI ke Irak Bakal Dicabut

Izin PJTKI yang Kirim TKI ke Irak Bakal Dicabut

- detikNews
Jumat, 01 Okt 2004 09:05 WIB
Jakarta - Adakah Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang mengerahkan TKI ke Irak? Tidak jelas benar. Yang pasti, PJTKI yang nekat mengerahkan TKI ke negeri yang tengah bergejolak itu akan dicabut.Demikian dikatakan Menakertrans Jacob Nuwa Wea usai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Jumat (1/10/2004)."PJTKI nanti akan kami cabut SIUP-nya. Karena pengiriman TKI ke tempat peperangan itu dilarang," tandas menteri asal PDIP ini.Jacob menyatakan hal itu menanggapi adanya dua pekerja perempuan asal Indonesia yang menjadi sandera di Irak. Keduanya bernama Rafikan binti Aming dan Rosidah binti Anom, berasal dari Jakarta.Menurut Jacob, pemerintah kini tengah mengumpulkan data dan mengambil langkah lebih lanjut untuk membebaskan dua sandera itu."Kita sudah melakukan komunikasi tadi malam dengan menghubungi Duta Besar kita di Yordania dan Suriyah. Dari mereka, kita memperoleh informasi bahwa mereka tidak punya data 2 WNI tersebut, sehingga sekarang Deplu sedang mengumpulkan data-data," urai Jacob.Bagaimana kedua perempuan itu bisa ke sana, apa mereka TKI ilegal? "Jadi kemungkinan mereka pergi ke sana sendiri. Dan kita sedang selidiki mereka masuk lewat mana. Tapi bagaimana pun juga, mereka adalah WNI. Tugas pemerintah tetap akan memberikan perlindungan," jawab Jacob.Apakah sudah jelas PJTKI pengirimnya? "Kita sedang selidiki. Apakah benar yang mengirimkan ke sana. Karena daerah itu keadaannya bahaya sehingga kalau mengirim harus seizin kita," demikian Jacob. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini