"Saya hanya ingin mengomentari hal-hal yang penting saja," kata Anas usai membuka Rapimda (Rapat Pimpinan Daerah) Partai Demokrat Sumatera Selatan di Asrama Haji, Jalan Soekarno-Hatta Palembang, Jumat (15/2/2031).
"Jadi pertanyaan tadi saya jawab, no comment," imbuh mantan Ketum PB HMI ini.
Sebelumnya, sindiran Nazaruddin disampaikan di KPK saat diperiksa KPK terkait kasus pencucian uang dengan tersangka Irjen Djoko Susilo. "Sekarang suruh aja Pak Jokowi sekarang bersih-bersih Monas nanti mana tau ada orang yang digantung. Kan jadi Monasnya sudah bersih," ujar Nazaruddin sebelum masuk ke kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2013) lalu.
Dalam beberapa waktu terakhir, Anas dan Monas menjadi dua kata yang cukup lekat. Ini berawal dari pernyataan Anas sendiri yang menyatakan dirinya siap digantung jika terbukti melakukan korupsi di Hambalang.
"Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas," jelas Anas di Kantor DPP PD di Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (9/3/2012) silam.
(tw/trw)











































