Rosidah dan Rafikan yang Diculik di Irak Karyawan G-Bell
Kamis, 30 Sep 2004 23:10 WIB
Jakarta - Rosidah binti Anom dan Rafikan binti Aming yang diculik di Irak diketahui bekerja sebagai karyawan perusahaan elektronik G-Bell. Dua WNI tersebut juga tercatat sebagai warga Jakarta."Rosidah dan Rafikan itu merupakan warga Jakarta. Namun, detil alamatnya kami masih belum tahu."Demikian jelas Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Deplu Ferry Adamhar saat dihubungi detikcom, Kamis (30/9/2004) pukul 23.00 WIB.Departemen Luar Negeri (Deplu) RI, lanjut Ferry, sudah mengirimkan mengirim staf ke Irak untuk mengecek kebenaran berita itu. "Hingga kini kami masih menunggu laporan dari mereka," tukasnya.Kantor Berita BBC melaporkan selain 2 WNI, masih terdapat 6 warga Irak dan 2 warga Libanon yang juga ditawan. Kelompok yang melakukan aksi ini menamakan diri sebagai Tentara Islam di Irak.Kelompok ini juga mengaku, menyandera 2 wartawan asal Perancis. Sekadar diketahui, 2 orang asal Italia, yakni Simona Pari dan Simona Toretta yang merupakan pekerja kemanusiaan yang juga disandera kelompok ini, baru dibebaskan 2 hari lalu.
(ton/)











































