Deplu RI Kirim Staf ke Irak Cek 2 Perempuan yang Diculik
Kamis, 30 Sep 2004 19:08 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) RI sudah mendapat informasi mengenai adanya dua perempuan Indonesia yang diculik di Irak. Deplu sudah mengirim staf ke Irak untuk mengecek kebenaran berita itu. Penjelasan ini disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Deplu Ferry Adamhar saat dihubungi detikcom, Kamis (30/9/2004) pukul 18.40 WIB. "Kita sudah terima informasi mengenai itu dari sejumlah kantor berita asing pada pukul 17.00 WIB tadi. Setelah itu, kami segera memerintahkan perwakilan kita di sekitar Irak, seperti di Amman, Dubai, dan juga Doha, mencari tahu mengenai hal ini," kata Ferry. Menurut Ferry, kebetulan juga, di KBRI di Amman, ada staf lokal yang juga merangkap di Irak. "Kita minta staf lokal itu ke sana untuk memastikan berita itu. Konfirmasi terakhir, dia sudah berangkat dan sekarang masih dalam perjalanan dari Amman ke Irak," terang Ferry. Ferry belum mengetahui, kapan staf lokal ini sampai ke Irak dan bisa mengonfirmasi berita itu. Pasalnya, staf lokal ini menggunakan jalur darat. "Staf lokal kita pakai jalur darat, karena jalur udara dari Amman sudah tidak ada lagi," jelasnya. Selain itu, Ferry juga menegaskan, Deplu sudah meminta perwakilan RI di Dubai untuk mengecek ke perusahaan-perusahaan di Dubai apakah ada warga Indonesia yang dipekerjakan dalam proyek di Irak. "Biasanya, perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek di Irak memiliki kantor juga di Dubai. Tapi, sekarang kami belum mendapatkan laporannya," kata Ferry. Dengan demikian, kata Ferry, Deplu belum memiliki informasi yang banyak mengenai dua perempuan WNI itu. Identitas tentu juga belum diperoleh Deplu. Saat ditanya apakah saat ini ada data jumlah pasti WNI yang bekerja di Irak, Ferry mengaku, tidak ada data pasti. "Sebelum dan sesudah kasus Fahmi Ahmad, kita telah mengimbau agar yang tidak memiliki keperluan di Irak, segera keluar. Dan sekarang, kira tidak punya data persis," ujarnya.
(asy/)











































