Soal Calon Pimpinan DPR, PPP Tunggu Hasil Rapat di Rumah Mega

Soal Calon Pimpinan DPR, PPP Tunggu Hasil Rapat di Rumah Mega

- detikNews
Kamis, 30 Sep 2004 17:17 WIB
Jakarta - PPP masih wait and see untuk menentukan kadernya sebagai calon pimpinan DPR. Partai pimpinan Hamzah Haz ini menunggu terlebih dulu hasil rapat Koalisi Kebangsaan di rumah Mega. Rapat DPP PPP di sekretariat DPP PPP, Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat yang usai sekitar pukul 16.15 WIB, Kamis (30/9/2004) belum berhasil menentukan sang calon. Rencananya, rapat akan dilanjutkan kembali malam nanti setelah ada hasil dari rapat di rumah Ketua Umum DPP PDIP Megawati di Kebagusan, Jakel. Hal ini disampaikan Bendahara Umum PPP Habil Marati seusai rapat yang dipimpin Hamzah Haz itu. "Kita masih menunggu hasil keputusan rapat dengan Koalisi Kebangsaan untuk menentukan ketua DPR. Baru setelah ada keputusan Koalisi Kebangsaan, malam ini akan ada rapat lagi di Hotel Mulia," kata dia. Seusai rapat, Hamzah Haz juga tidak memberikan keterangan yang jelas mengenai siapa kadernya yang akan dipercaya sebagai pimpinan DPR. Hamzah hanya memastikan bahwa calon yang akan dipilih adalah dari jajaran DPP. "Pokoknya dari anggota DPP," kata dia. Hamzah juga menegaskan, partainya akan tetap mendorong agar kadernya bisa menjadi ketua DPR. Namun, pihaknya masih menunggu hasil rapat Koalisi Kebangsaan. "Yang harus menjadi ketua DPR itu dari PDIP, karena itu cerminan dari Mega-Hasyim. Itu terserah PDIP siapa yang dicalonkan," kata Hamzah.Hamzah membantah bahwa selama ini ada kesepakatan di Koalisi Kebangsaan bahwa calon dari Golkar harus didukung. "Belum ada, tidak ada kesepakatan seperti itu," kata dia. Pernyataan Hamzah ini tampaknya menyiratkan bahwa PPP mendukung calon ketua DPR dari PDIP. Jika PDIP tidak mencalonkan ketua DPR, maka PPP akan yang akan mencalonkan sebagai ketua DPR. Dan hal ini dibenarkan oleh Habil Marati. "Untuk posisi ketua DPR, kalau memang di Koalisi kebangsaan tidak ada calon dari PDIP yang didukung Golkar, itu akan stagnan. Jadi, kita menunggu apakah calon PDIP diterima Golkar atau tidak. Kalau calon PDIP tidak diterima Golkar, harusnya ada calon alternatif, yaitu dari PPP," kata dia. Bila memang PPP akan mencalonkan ketua DPR, kata Habil, partainya akan melakukan lobi ke partai-partai Islam. "Lobi tentunya jalan terus, terutama dengan partai-partai Islam," ungkapnya. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads