"Kami tidak mendikotomikan seperti itu (tokoh capres tua dan muda)," ujar Puan usai menjadi juri di acara Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaan di Asrama Haji Sumatera Selatan, Jl Tanjung Siapiapi, Sukarami, Palembang (12/2/2013).
Menurutnya, tokoh tua maupun tokoh muda punya kans yang sama untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Tokoh tua yang sarat pengalaman bisa berpadu dengan tokoh muda yang punya pandangan baru.
"Siapapun yang punya visi dan misi untuk membangun bangsa bisa saling bersinergi, antara yang tua dengan yang muda," imbuh Puan.
Sebelumnya, Taufiq Kiemas menyatakan saatnya kaum muda memimpin. "Dunia sudah beda. Anak muda main twitter tiap hari, kita nggak pernah. Mereka baca buku tiap hari, kita nggak pernah lagi," Ketua MPR RI ini.
(gah/van)











































