Kapolri Capai 2 Kesepakatan dengan Dubes AS
Kamis, 30 Sep 2004 16:16 WIB
Jakarta - Banyak orang penasaran dengan pertemuan Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar dengan Dubes AS untuk Indonesia Ralph L. Boyce. Ternyata ada dua kesepakatan dalam pertemuan itu."Pertama, dia (Boyce) berkomitmen memberi bantuan. Kedua, dia menyamapikan pesan dan kesannya terhadap Indonesia selama menjabat. Dia kan sudah mau mengakhiri tugas untuk menuju Thailand," kata Da'i kepada wartawan di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/9/2004).Dikatakan Da'i, bantuan yang diberikan AS untuk Indonesia itu akan dialokasikan untuk membangun kapasitas Polri. Utamanya kemampuan dalam penyidikan, narkotika, korupsi, perairan. Hal itu akan menjadi program Polri tahun ke depan.Ketika ditanya apa dalam pertemuan itu ada poin khusus untuk membahas kasus Buyat atau Newmont, Da'i menyatakan baik Boyce mau pun dirinya sama sekali tak menyinggung kasus di Sulut itu. "Dia sama sekali tidak menanyakan atau mengajak membahas kasus Buyat. Jadi saya juga tidak menjelaskannya," terangnya.Lebih lanjut Da'i mengaku dirinya memang menunggu seandainya Boyce menanyakan kasus Buyat, dia telah siap dengan berbagai jawaban. Tapi yang bersangkutan (Boyce) sama sekali tidak menyinggung sedikit pun. Sehingga dirinya juga tak merasa perlu menjelaskan kasus "Minamata" Indonesia itu.Soal kasus Buyat, Da'i menilai proses hukum yang berjalan harus dihormati. "Kami sudah mempercepat proses itu. Sehingga kasus itu akan segera kami limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum. Semakin cepat semakin baik," tandasnya.Da'i yang datang dalam rangka pelantikan taruna Akpol Semarang itumenegaskan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sulsel. Dengan demikian, jika waktunya tepat maka para tersangka akan dibawa ke sana. Tidak di Jakarta."Lebih baik diproses lebih lanjut di Sulsel dari pada di Jakarta," katanya tanpa merinci alasan kenapa hal tersebut dilakukan.Da'i tiba dengan pesawat khusus Polri bersama dua stafnya. Di lapangan Penerbad (Penerbangan Angkatan Darat), ia dijemput oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Chaerul Rasjid, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Sunarso, dan segenap jajaran Polri Jateng.
(nrl/)











































