"Pelaku nyaris melukai polisi dengan parangnya saat ditangkap, jadi terpaksa harus ditembak untuk melumpuhkannya,β ujar Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Nanang Nugraha kepada detikcom, Minggu (10/2/2013) siang.
Menurut Nugraha, penangkapan berawal saat anggota buru sergap (buser) sedang melakukan patrol wilayah dan melihat seseorang yang berteriak minta tolong karena dikejar pelaku menggunakan parang di Jalan Korengkeng Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang, Minggu (10/2/2013) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkena tembakan, pelaku berbalik ke motornya dan berusaha melarikan diri hingga kembali ditembak dan mengenai kakinya. Meski dalam keadaan tertembak, pelaku yang masih memegang parangnya, masih terus tancap gas, hingga terjadi kejar-kejaran bagai di film laga.
"10 menit pengejaran, pelaku berhasil diringkus di depan pos Satpam Megamas. Bersama dua korbannya, pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,β tandas Nugraha lagi.
Pada peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah parang dengan panjang 60 centimeter, motor Yamaha Mio hitam bernopol DB 9844 LT dan motor Suzuki Titan hitam nopol DB 6756 FI milik korban.
Sementara itu, Drian Lody Ransun (20) warga Kelurahan Bahu Lingkungan III Kecamatan Malalayang, salah seorang korban di Mapolresta Manado mengatakan, dia dan temannya, Dicky, baru saja pulang bermain Play Station (PS) di Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting.
Diduga pelaku ingin merampok barang-barang berharga miliknya dan rekannya, karena pelaku sudah membuntuti keduanya sejak keluar dari tempat sewa permainan PS.
βDia (pelaku) langsung menebas lengan teman saya hingga motor yang saya kendarai oleng dan jatuh. Dicky langsung lari ke dalam sebuah apotik, sementara saya dikejarnya dan berusaha ditebas,β akunya sambil menahan sakit.
Drian sendiri harus mengalami luka lecet dan keseleo karena terjatuh dari motor, sementara rekannya Dicky mengalami luka tebas di lengan kiri dan luka tusuk di bokong. Tangannya pun nyaris patah akibat tebasan pelaku.
(/)











































