Serang Polisi dengan Parang, Pencuri Didor di Manado

Serang Polisi dengan Parang, Pencuri Didor di Manado

Asrar Yusuf - detikNews
Minggu, 10 Feb 2013 14:54 WIB
Serang Polisi dengan Parang, Pencuri Didor di Manado
Foto: Pencuri Ditembak (Asrar Yusuf)
Manado, - Berusaha melawan saat akan ditangkap, JB alias Jever (20), pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. Dua butir peluru bersarang di paha kiri pemuda yang tinggal di Kelurahan Tanjung Batu Kecamatan Wanea Kota Manado.

"Pelaku nyaris melukai polisi dengan parangnya saat ditangkap, jadi terpaksa harus ditembak untuk melumpuhkannya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Nanang Nugraha kepada detikcom, Minggu (10/2/2013) siang.

Menurut Nugraha, penangkapan berawal saat anggota buru sergap (buser) sedang melakukan patrol wilayah dan melihat seseorang yang berteriak minta tolong karena dikejar pelaku menggunakan parang di Jalan Korengkeng Kelurahan Wenang Utara Kecamatan Wenang, Minggu (10/2/2013) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mobil patroli Buser langsung menyalip pelaku dan perintahkan membuang parangnya sambil melepaskan tembakan peringatan. Tapi pelakunya malah menyerang hingga anggota harus menembak, kena paha kirinya," terang Nugraha.

Terkena tembakan, pelaku berbalik ke motornya dan berusaha melarikan diri hingga kembali ditembak dan mengenai kakinya. Meski dalam keadaan tertembak, pelaku yang masih memegang parangnya, masih terus tancap gas, hingga terjadi kejar-kejaran bagai di film laga.

"10 menit pengejaran, pelaku berhasil diringkus di depan pos Satpam Megamas. Bersama dua korbannya, pelaku langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” tandas Nugraha lagi.

Pada peristiwa tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah parang dengan panjang 60 centimeter, motor Yamaha Mio hitam bernopol DB 9844 LT dan motor Suzuki Titan hitam nopol DB 6756 FI milik korban.

Sementara itu, Drian Lody Ransun (20) warga Kelurahan Bahu Lingkungan III Kecamatan Malalayang, salah seorang korban di Mapolresta Manado mengatakan, dia dan temannya, Dicky, baru saja pulang bermain Play Station (PS) di Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting.

Diduga pelaku ingin merampok barang-barang berharga miliknya dan rekannya, karena pelaku sudah membuntuti keduanya sejak keluar dari tempat sewa permainan PS.

β€œDia (pelaku) langsung menebas lengan teman saya hingga motor yang saya kendarai oleng dan jatuh. Dicky langsung lari ke dalam sebuah apotik, sementara saya dikejarnya dan berusaha ditebas,” akunya sambil menahan sakit.

Drian sendiri harus mengalami luka lecet dan keseleo karena terjatuh dari motor, sementara rekannya Dicky mengalami luka tebas di lengan kiri dan luka tusuk di bokong. Tangannya pun nyaris patah akibat tebasan pelaku.

(/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads