Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Endi Sutendi saat dihubungi detikcom menyebutkan, peristiwa pelemparan bom molotov Gereja Tiatira yang berada di Kecamatan Tamalate, terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, yang mengenai tembok gereja, namun tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan gereja. Di sekitar TKP polisi menemukan pecahan botol dan sisa sumbu bom molotov.
Sedangkan pelemparan bom molotov gereja Toraja-Mamasa Jemaat Jordan di Kecamatan Panakukang, terjadi pukul 04.15 Wita, yang mengenai papan nama dan pintu gereja. Untungnya api cepat dipadamkan oleh warga yang menyaksikan kobaran api di bagian depan gereja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini aparat kepolisian masih menyelidiki pihak-pihak terkait dan belum mengetahui motif pelaku yang beraksi di dua lokasi berbeda dengan waktu yang hampir bersamaan. Kedua lokasi kejadian juga telah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan.
(mna/nwk)











































