24 DPC Partai Demokrat Jateng Berbalik Dukung SBY

24 DPC Partai Demokrat Jateng Berbalik Dukung SBY

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 09 Feb 2013 23:16 WIB
24 DPC Partai Demokrat Jateng Berbalik Dukung SBY
Rapat DPC Partai Demokrat se-Jateng (Angling/detikcom)
Semarang - Pasca keputusan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono yang menyatakan mengambil alih kendali partai, DPD PD Jawa Tengah sejak pagi tadi melakukan pengumpulan tanda tangan ke 35 DPC se-Jateng untuk mendukung langkah SBY.

Termasuk 24 DPC yang sebelumnya menyatakan diri mendukung Anas Urbaningrum. Pengumpulan tanda tangan yang dijadwalkan sejak pagi tadi hingga pukul 18.00 di kediaman ketua DPD Jatenag itu baru didatangi oleh 23 DPC. Ketua DPD PD Jateng, Sukawi Sutarip mengatakan dua DPC yaitu ketua DPC Partai Demokrat Purworejo, Muhammad Abdullah dan DPC Partai Demokrat Purbalingga, Muhammad Ikhsan yang mendukung Anas sudah melakukan penandatanganan pertama kali.

"Ini semacam pernyataan bahwa mendukung langkah SBY. Abdullah datang duduk paling depan, Ikhsan juga datang. Abdullah tanda tangan pertama kali ," kata Sukawi saat ditemui di kediamannya, Jl Durian, Semarang, Sabtu (9/2/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sampai malam kalau ada yang datang akan saya tunggu," imbuhnya.

Meskipun ada yang belum bisa hadir untuk menandatangai perjanjian, Sukawi menegaskan bahwa DPC se-Jateng akan menyetujui apapun langkah Ketua Majelis Tinggi.

"Saya ulang berkali-kali bahwa ini tidak ada paksaan. Saya tanya yang tidak setuju silahkan. Ternyata semua setuju, bahkan yang tidak datang langsung telepon, kecuali dari DPC Cilacap," pungkas mantan Wali Kota Semarang itu.

Rencananya surat yang sudah ditandatangani oleh DPC-DPC se-Jateng itu dibawa ke DPP untuk dilihat SBY saat rapat di Cikeas. Sukawi menambahkan surat tersebut untuk menegaskan sikap kader Demokrat di Jawa Tengah yang mendukung langkah SBY.

"Nah besok kan ada rapat DPD di Cikeas, akan kami laporkan," tandasnya.
Β 
Sementara itu terkait desakan DPC yang meminta agar Anas selaku Ketum menggelar Musda, Sukawi mengatakan hal itu percuma dan tidak efektif karena sudah mendekati Pilgub Jateng dan Pileg.

"Tapi juga saya sampaikan kalau ini (Musda) sudah kelewat bulan Desember, sudah tidak ada artinya. Kita Musda malah membuat kita negatif, tidak menguntungkan," tutup Sukawi.

(alg/rvk)


Berita Terkait