"Sampai dua hari kemarin kami masih melakukan rekrutmen di daerah, tapi sekarang kami stop semuanya," kata Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Sanusi Ramadhan, kepada detikcom, Sabtu (9/2/2013).
Sanusi sebenarnya merasa berat hati menghentikan rekrutmen caleg DPR dan DPRD. Sebab pada kader NasDem yang terdaftar sebagai kandidat, banyak di antaranya yang memiliki kualifikasi tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pangkal sumber masalahnya adalah SK No.: Istimewa-4/PK/DPP-NasDem/II/2013 tentang penonaktifan Ketua DPW Sulsel sekaligus penunjukan plt-nya. Anehnya surat tertanggal 1 February 2013 tidak pernah Sanusi terima, baik dalam bentuk email maupun fisiknya.
Dia mengaku mendapat informasi pembekuan kepengurusan dari media massa dan pengurus cabang yang meminta klarifikasi. Sudah pula dirinya berupaya meminta penjelasan langsung kepada DPP Partai NasDem. Tetapi menemui jalan buntu.
"Bang Rio (Sekjen DPP Partai NasDem) cuma bilang 'Abang nggak bisa komentar apa-apa lagi'. Saya coba hubungi ketua umum, eh kok tertutup aksesnya. Padahal dua hari sebelum pelantikan kami masih bertemu. Jadi surat itu yang tanda tangan siapa? Pak Surya Paloh tahu atau tidak?" paparnya.
(lh/gah)










































