Pencuri yang dilumpuhkan polisi itu ada dua orang. "Satu orang kita tembak pahanya dua kali karena mencoba menusuk petugas polisi," kata Kapolsek Mampang Kompol Siswono dalam jumpa pers di Mapolsek Mampang, Jl Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2013).
Kasus pencurian motor di kawasan Mampang marak terjadi. Setiap bulan sedikitnya dua motor dilaporkan hilang. Uniknya pencurian selalu terjadi pada Rabu pagi.
"Kehilangan motor selalu Rabu pagi, mungkin ada jimat-jimatnya," kata Kanit Reskrim Polsek Mampang AKP Sujarwo.
Dugaan jimat itu juga diperkuat dengan temuan polisi berupa sejumlah dompet kecil yang berisi tulisan-tulisan. "Ini sepertinya jimat yang mereka pakai," katanya.
Dua begundal yang diberangus polisi itu adalah M Soni (28) dan M Yusuf (20). Penangkapan mereka berawal saat keduanya mencuri di Jl Tegal Parang Selatan Gang BB 2 pada Rabu (6/2) pukul 03.15 WIB.
Saat ini kedua pencuri motor ini mondar-mandir dengan menggunakan motor matic biru. "Kemudian satu orang turun dan satu orang pelaku lainnya menunggu di motor," kata Sujarwo.
Soni kemudian masuk ke dalam rumah salah seorang warga dan melarikan motor Mio hijau. Untunglah, saat keduanya keluar dari gang, petugas yang melakukan pengamatan langsung meringkus Soni.
"Petugas menabrak motor yang digunakan pelaku sehingga Soni terjatuh," kata Sujarwo.
Petugas lainnya kemudian mencoba mencokok Yusuf. Namun Yusuf melawan dan menyerang petugas dengan menggunakan pisau. "Akhirnya Yusuf ditembak dua kali pahanya oleh petugas," katanya.
Petugas menyita sebilah pusau, kunci letter T dan juga motor yang digunakan pelaku. Saat di kantor polisi Soni dan Yusuf hanya bisa menunduk. Mereka terlihat mengenakan baju tahanan warna biru. Soni terlihat membantu Yusuf yang ditembak petugas untuk berdiri.
(nal/nrl)











































