Rapat dengan KPK, FPKS Sindir Penangkapan Lutfhi Hasan

Rapat dengan KPK, FPKS Sindir Penangkapan Lutfhi Hasan

Septiana Ledysia - detikNews
Rabu, 06 Feb 2013 18:30 WIB
Rapat dengan KPK, FPKS Sindir Penangkapan Lutfhi Hasan
Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, ketika ditangkap KPK.
Jakarta - Rapat antara KPK dengan Komisi III DPR, tidak luput dari isu penangkapan terhadap Luthfi Hasan. Fraksi PKS menyindir KPK yang mengaku kekurangan penyidik, namun masih sempat mengusut kasus dugaan suap impor daging yang menjadikan mantan presidennya sebagai salah seorang tersangka.

"Katanya penyidik KPK sangat terbatas. Katanya cuma 50 orang, tapi pada waktu yang sama banyak yang terambil (penangkapan). Artinya kan nggak (tidak kekurangan penyidik)," sindir anggota Komisi III DPR dari FPKS, Aboe Bakar Alhabsy.

"Jadi ini kadang-kadang atau apa? Kalau menang ada dua alat bukti, cokol saja," lanjutnya dalam rapat dengar pendapat di ruang rapat Komisi III di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2/2013).

Aboe mengatakan, kasus dugaan suap impor sapi yang menjerat mantan presiden PKS sebagai kejadian mengagetkan dan menakutkan. Proses hukum yang berlangsung justru pada saat parpol sedang bersiap menghadapi Pemilu 2014, membuat was-was para ketum partai lain yang diduga terlibat kasus korupsi.

Namun demikian, tak urung dia bersyukur Luthfi Hasan ditangkap sebelum masa kampanye berlangsung.

"PKS bersyukur KPK memberikan kejadian sekarang dis aat waktu masih panjang. Coba kalau besok pas kampanye? Kita akan kerepotan," kata dia.

(spt/lh)


Berita Terkait