"Katanya penyidik KPK sangat terbatas. Katanya cuma 50 orang, tapi pada waktu yang sama banyak yang terambil (penangkapan). Artinya kan nggak (tidak kekurangan penyidik)," sindir anggota Komisi III DPR dari FPKS, Aboe Bakar Alhabsy.
"Jadi ini kadang-kadang atau apa? Kalau menang ada dua alat bukti, cokol saja," lanjutnya dalam rapat dengar pendapat di ruang rapat Komisi III di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2/2013).
Aboe mengatakan, kasus dugaan suap impor sapi yang menjerat mantan presiden PKS sebagai kejadian mengagetkan dan menakutkan. Proses hukum yang berlangsung justru pada saat parpol sedang bersiap menghadapi Pemilu 2014, membuat was-was para ketum partai lain yang diduga terlibat kasus korupsi.
Namun demikian, tak urung dia bersyukur Luthfi Hasan ditangkap sebelum masa kampanye berlangsung.
"PKS bersyukur KPK memberikan kejadian sekarang dis aat waktu masih panjang. Coba kalau besok pas kampanye? Kita akan kerepotan," kata dia.
(spt/lh)











































