Yusuf, nama pemuda tersebut beraksi di jalan Puri Mutiara, Cilandak, Jakarta Selatan. Saat itu korban Ditta, sedang berdiri di pinggir jalan. Yusuf yang menggunakan motor Scoopy menghampiri Ditta dan berusaha meminjam ponsel untuk mengontak keluarganya.
"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Ada orang minta pulsa karena adiknya kecelakaan di Fatmawati. Katanya mau ngontak ibunya," ujar Ditta saat dihubungi detikcom, Selasa (5/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benar saja, tak lama setelah ponsel berpindah tangan, Yusuf langsung menyalakan motornya. Seketika itu pula, Yusuf langsung memacu kendaraannya secepat mungkin.
"Saya sempat megang bagian belakang motornya, tapi dia ngegas, akhirnya saya jatuh dan terluka. Saya teriak langsung teriak 'maling'," ceritanya.
Ternyata, jalanan di kawasan tersebut sedang macet. Yusuf pun terjebak. Warga yang mendengar teriakan Ditta langsung mengejar penjambret itu. Karena panik, Yusuf pun turun dari motor dan lari ke arah kebun.
"Lama-lama ada yang berhasil nangkap dia. Warga udah bawa balok dan siap mau memukuli," terangnya.
Nyawa Yusuf akhirnya bisa tertolong oleh seorang polisi yang tak berseragam. Dia melintas di lokasi kejadian dan langsung membubarkan massa dengan tembakan peringatan ke udara.
Saat ini, Ditta dan penjambret tersebut sudah dibawa polisi ke Polsek Cilandak. Berdasarkan informasi sementara, bukan kali ini saja Yusuf melakukan aksi penjambretan.
(mad/ndr)











































