"Kita kan ada perwakilan di BK. Kita akan panggil Pak Prakosa dan Pak Nurdin (perwakilan PDIP di BK), mengapa ada seperti ini untuk kemudian dirapatkan di fraksi," ujar Puan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (5/2/2013).
Selain itu, Puan mengaku FPDIP belum memperoleh surat dari BK terkait hal ini. Untuk itu, FPDIP belum membahas masalah ini secara khusus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Pimpinan BK, M Prakosa mengatakan bahwa polisi tidak bisa mengidentifikasi pemeran dalam video itu.
Prakosa mengatakan BK terus akan melakukan penyelidikan kasus ini. Prakosa juga akan kembali meminta Polri untuk mengusut siapa penyebar video mesum tersebut.
(/lh)











































