"Akibat kerja keras kami, jajaran partai. Dari kab/kota, DPP, Dewan Pertimbangan, karena saya juga turun ke daerah. Itu yang buat partai kita meraih elektabilitas tinggi, kerja keras semualah," ujar Akbar.
Hal ini dikatakan Akbar saat menghadiri acara Pelantikan Majelis Nasional KAHMI dan FORHATI Nasional di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (5/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita akan meneruskan kerja keras kami, kami ingin target di atas 30 persen. Karena itu golkar harus kerja keras, itu yang diamanatkan Munas Golkar. Sukses itu harus kami yakini dengan baik," tambahnya.
Mantan ketua DPR RI ini menganggap justru elektabilitas ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang akan terpengaruh dengan kerja keras partai. "Dengan naiknya elektabilitas partai, bisa mendongkrak elektabilitas capres. Kenapa? karena untuk presiden itu harus naik elektabilitas," jelas Akbar.
Survei SMRC pada 6-20 Desember 2012 dengan melibatkan 120 responden secara acak di seluruh Indonesia dengan usia di atas 17 tahun. Survei dilakukan dengan metode tatap muka dengan tingkat toleransi kesalahan 3 persen.
Berikut partai atau calon anggota DPR yang dipilih bila Pemilihan Legislatif digelar saat ini, berdasarkan survei SMRC:
Golkar : 21 persen
PDIP : 18 persen
PD : 8 persen
Gerindra : 7 persen
PKB : 5 persen
NasDem : 5 persen
PPP : 4 persen
PKS: 2 persen
PAN : 1 persen
Hanura: 1 persen
(mad/mad)










































