"HMI lahir karena politik, kekuasaan, organisasi negara, itu latar belakangnya. Tidak mungkin KAHMI tidak berpolitik," ujar Koordinator Presidium KAHMI, Mahfud MD.
Mahfud mengatakannya dalam konferensi pers menjelang pelantikan Majelis Nasional KAHMI di Plenary Hall Balai Sidang JCC, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melarang menggunakan KAHMI sebagai kendaraan politik praktis. Kalau ide pasti sama yakni menyelamatkan Indonesia," tambah Mahfud.
KAHMI dalam tataran ide, akan memberikan kritik atau gerakan politik seperti petisi-petisi. Namun demikian tidak kasus per kasus untuk memperjuangkan salah satu partai.
"Kita hampir di semua partai ada. Orang-orangnya bebas (memilih partai)," jelas Anas.
(lh/lh)










































