"Persiapan pencalegan itu berjalan terus termasuk ingin mendapat masukan jernih dan cerdas para tokoh yang kredibel. Kayak Pak Mahfud, Pak Anis, Pak Dahlan. Banyak lah, Pak Jokowi," kata Anas.
Hal ini disampaikan Anas usai jumpa pers pelantikan pengurus Majelis Nasional KAHMI dan FORHATI di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (5/2/2013). Anas yang mantan ketum PB HMI hadir sebagai presidium KAHMI.
Anas mengaku, masukan dari pihak luar amat diperlukan, termasuk dari Jokowi yang merupakan politisi PDIP. "Ya nggak apa-apa," tuturnya.
(ndr/mad)











































