Hasil blusukan Gubernur DKI, Joko Widodo (Jokowi) ke Waduk Pluit mendapat temuan mengejutkan. Ternyata ada sejumlah pihak yang menyewakan lahan-lahan supaya bisa dijadikan tempat tinggal warga.
Jokowi pun menyidir pihak-pihak itu. Jokowi bahkan menyebut mereka sebagai 'developer' kelas mikro.
"Kita lihat selama ini cuma ada developer besar saja. Ternyata ada juga developer kelas mikro yang menyewakan tempat di wilayah waduk. Saya lihat ada 70 tempat. Yah saya tahu, wong saya masuk kampung," kata Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jokowi, oknum-oknum itu dengan seenaknya menyewakan lahan kepada warga. Padahal lahan itu milik negara.
"Di waduk Pluit ada developer kelas mikro yang menyewakan lahan untuk untuk dijadikan tempat tinggal," kata Jokowi.
"Tanah negara di waduk diduduki, disewakan, dibikin rumah kecil," lanjut Jokowi lagi.
Pencarian solusi untuk relokasi warga di sekitaran waduk tidak semudah warga yang ada di bantaran Kali Ciliwung. Lahan yang tersedia di sekitaran kali bisa digunakan untuk membuat perkampungan. Sedangkan di waduk tidak mungkin.
"Saya tidak mau melanggar tata ruang. Problem tata ruang di Jakarta sangat tidak mudah," jelas Jokowi.
(mok/nwk)











































