"Mungkin saja karena korslet jadi muncul api, tapi sekarang sudah nggak ada," kata Kahumas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, Purbawa, kepada detikcom, Selasa (5/2/2013) pukul 10.20 WIB.
Hingga saat ini, penyebab munculnya asap tebal dan api itu masih diselidiki petugas di lapangan. Termasuk soal kemungkinan adanya korsleting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Purbawa, peristiwa ini tepatnya terjadi di Stasiun Kebayoran Lama. Gerbong yang mengalami insiden itu adalah gerbong paling depan.
"Jadi antara gerbong khusus wanita dan umum," lanjutnya.
Ia pun tidak menampik soal informasi kepanikan penumpang yang muncul akibat peristiwa ini. Seluruh penumpang kini sudah diberangkatkan lagi dengan kereta berikutnya.
"Alhamdullilah karena berhenti pas di stasiun, jadi mereka bisa melanjutkan perjalanan," tegasnya.
(mok/nrl)










































