Hari ini misalnya, KPK memanggil Komisisaris PT Dutasari Citralaras Munadi Herlambangdan juga Muhajidin Nurhasyim. Nama terakhir adalah adik dari M Nazaruddin,
"Untuk atas nama Munadi dan Muhajidin, hadir," kata Jubir KPK Johan Budi ketika dikonfirmasi, Senin (4/2/2013).
Khusus untuk Munadi, pria yang tercatat sebagai Direktur PT Msons Capital ini sudah beberapa kali diperiksa. Dia dianggap saksi penting, sampai-sampai KPK pernah menggeledah rumah yang bersangkutan.
Dari rumah Munadi ini penyidik mengembangkan kasus Hambalang. Pihak KPK menyatakan, alasan dilakukan penggeledahan bukan karena alasan sembarangan. Penyidik yakin ada bukti untuk mengembangkan kasus ini, di rumah yang ada di kawasan Jagakarsa, Jaksel, itu.
"Tentu KPK melakukan penggeledahan, salah satunya di rumah Munadi Herlambang karena kami meyakini ada bukti," terang Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Senin (7/1/2013) lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di rumah Munadi itu tak hanya terdapat bukti-bukti yang bisa untuk mengembangkan kasus yang kini telah menjerat dua tersangka tersebut. Ada informasi yang menyebutkan, rumah milik Sekretaris Departemen Pemuda dan Olahraga DPP Partai Demokrat itu pernah digunakan untuk pertemuan terkait proyek Hambalang.
Rumah Munadi terletak di Jalan Tanjung Barat Indah Blok I/18 Jakarta Selatan. Pada akhir pekan lalu, selain menggeledah rumah tersebut, tim KPK juga melakukan penggeledahan di kantor WIKA yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Jaktim serta kantor PT Adhi Karya di Pasar Minggu, Jaksel.
(/lh)











































