"Seleksi fit and proper test lurah dan camat akan dilakukan pihak profesional, jadi di luar Pemprov," ujar Humas Pemprov DKI Jakarta, Eko Hariadi saat berbincang dengan detikcom, Minggu (3/2/2013).
Eko mengatakan proses seleksi yang akan dilakukan Pemprov DKI ini mencontoh proses seleksi jabatan di lembaga lain, di mana uji akademik dilakukan oleh Bappenas dan uji psikologi dilakukan tim psikolog khusus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eko juga mengatakan Pemprov DKI akan terus melakukan evaluasi sebelum proses fit and proper test ini dilakukan. Tujuannya, agar proses seleksi nantinya benar-benar mendapatkan birokrasi yang baik.
"Dan kami bertugas untuk membantu mewujudkan birokrasi pemerintahan yang efektif. Kita ingin menjadi bagian dari pelayanan masyarakat yang profesional," paparnya.
(/)










































