"Itu pernah dibahas di Panja Daging. Kita kan menelusuri terhadap hal-hal persoalan yang ada ini kan ada panjanya. Banyak teman-teman menanyakan kenapa itu tidak diblacklist? tapi itu pada akhirnya domain pemerintah, saya tidak tahu apakah diputuskan Mentan atau melalui Rakornas," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron, kepada detikcom, Minggu (3/2/2013).
Sayangnya Herman enggan merinci perusahaan importir mana saja yang saat itu dipermasalahkan anggota Komisi IV. "Saya sudah lupa, dan kami memang tidak merinci," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komisi IV tidak membahas berkaitan dengan hasil pemeriksaan inspektorat jenderal, Komisi IV mengawal pencapaian swasembada, ada daging sapi, ada kedelai dan lainnya. Kalau dengan Mentan itu kan sebatas rapat kerja dan itu terbuka," ungkap Herman.
Herman mengaku tak tahu menahu mengenai permainan di Kementan. Namun Komisi IV kemungkinan akan menanyakan permasalahan ini ke Mentan.
"Saya tidak berbicara mengenai permainan. Tapi mungkin dalam rapat-rapat selanjutnya kami akan tanyakan, sebenarnya ini kan sudah sering ditanyakan di rapat-rapat sebelumnya. Fungsi Komisi IV hanya terkait swasembada daging, tidak lebih dari itu," tandasnya.
(van/try)











































