"Kita itu membaca lapangan, kita menganut filosofi pangku, masyarakat itu dipangku. Dipangku itu dienakkan, di depan. Mesti kan ada suara di kuping saya (ketika blusukan), misal ada Pak Camat belum ini, belum ini, tinggal catet ke Ivan, catet ke David (ajudan Jokowi)," kata Jokowi saat berbincang santai di Warung Sari Kuring SCBD, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2013).
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga bercerita seputar relokasi warga di pinggiran Waduk Pluit. Ia berharap tidak terjadi kekerasan saat memindahkan warga korban banjir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Solo juga seperti ini, Pak? "Iya," jawab Jokowi.
Intervensi sosial itu teorinya siapa, Pak? "Dari Prof Sarlito," jawab Jokowi lagi.
Jokowi selanjutnya melakukan blusukan ke kawasan Pluit.
(aan/ndr)











































