"Informasi dari intelijen setempat, mereka belum menjamin keamanan sepenuhnya, tapi Mesir tetap ingin KTT OKI berlangsung," kata SBY kepada rombongan di dalam pesawat Airbus 330-300 di Bandara Robert Monrovia, sebelum bertolak ke Abuja, Nigeria, Sabtu (2/2/2013).
Menurut SBY, Mesir sebagai host, saat ini tetap menggelar senior official meeting (SOM) terkait KTT OKI. "Sekarang host menyelenggarakan SOM, jadi belum ada penundaan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, hingga Jumat (1/2) situasi di Mesir terus memanas. Bahkan aksi demo besar-besaran masih digelar sejumlah kalangan, mereka memprotes Presiden Mohamed Morsi.
Demonstrasi ini diorganisir oleh kelompok oposisi National Salvation Front (NSF) yang menuntut pembentukan pemerintahan baru keselamatan nasional. Oposisi juga mendesak amandemen konstitusi yang membuat bangsa Mesir terpecah sejak disahkan pada Desember 2012 lalu.
Aksi demo ini akan berlangsung setelah terjadinya kerusuhan di sejumlah wilayah Mesir, yang telah menewaskan hampir 60 orang dalam sepekan terakhir. Ini merupakan krisis politik terburuk sejak Morsi dilantik pada Juni 2012 lalu.
(asy/ndr)











































