"Saya khawatir kasus ini ada efek domino yang turut mengaitkan dengan nama kader PKS lainnya. Kalau itu terjadi, saya menyebutnya tsunami politik," jelas peneliti LSI, Burhanudin Muhtadi dalam diskusi Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/2/2013).
Menurut Burhanudin, PKS mulai harus sadar. Masa mereka menjadi media darling sudah selesai setelah era 2004. PKS kini sama seperti partai lainnya. Nah, bagaimana sekarang PKS mau mengubah arah mereka seperti di era lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanudin melihat, sebagai partai akhirnya PKS terbentur pada jarak antara idealisme PKS dengan nutrisi. Apalagi, soal nutrisi ini yang memang menjadi sebuah tuntutan dalam sistem politik, dan PKS larut.
"Seperti munculnya isu uang mahar dalam calon kepala daerah yang diusung PKS," tuturnya.
(vid/ndr)











































