Berdasarkan penelusuran detikcom, Sabtu (2/1/2013), Luthfi dan Fathanah menjalin komunikasi intensif untuk membahas agar PT Indoguna bisa mendapatkan kuota daging impor. Ujung-ujungnya akan ada uang terima kasih sebesar Rp 40 miliar, di mana Rp 1 miliar akan diserahkan lebih dulu.
"Dalam pembicaraan itu, pakai bahasa Arab juga," kata seorang petinggi KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jubir KPK Johan Budi mengatakan memang sebelum terjadinya penerimaan uang panas, pihaknya sudah mengantongi data mengenai keterlibatan Luthfi dan Fathanah. Namun dia tidak mengetahui mengenai penggunaan bahasa Arab, seperti yang terekam dalam rekaman sadapan KPK itu.
"Jadi jangan hanya dilihat pada penerimaan hari Selasa itu saja. KPK memiliki data mengenai peristiwa-peristiwa sebelumnya," kata Johan.
Sedangkan Luthfi membantah dirinya terlibat. "Tentunya itu tidak benar," kata Luthfi sebelum diciduk.
(/ndr)











































