Wakapolda Sumut Brigjen Pol Cornelis Hutagaol menyatakan, bahan yang meledak itu dikemas dalam bentuk pipa paralon. Di dalam pipa itu terdapat serangkaian bahan.
"Ada karbit, ada kabel yang dikemas dalam pipa paralon. Jenis low explosive ini," kata Cornelis Hutagaol kepada wartawan Sabtu (2/2/2013) di lokasi kejadian, Jl. Platina 1, Gg Syukur, Lingkungan 10, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Medan.
Disebutkan Hutagaol, melihat komposisi awal temuan ini, bahan peledak rakitan itu biasanya dipergunakan nelayan sebagai bom ikan. Benda yang dirakit sedemikian rupa akan menimbulkan ledakan jika berada di dalam air.
"Tadi itukan bendanya di dalam parit yang ada airnya," kata Hutagaol.
(rul/rvk)
