Tawuran di jalan Abdul Kadir, puluhan warga kampung Soleang dan warga kampung Sappabulo bentrok dengan saling melepaskan anak panah dan saling lempar batu dan bom molotov. Tawuran baru berhenti saat puluhan pasukan anti huru-hara datang mengurai massa yang bertikai dengan melepaskan tembakan gas air mata.
Hingga saat ini, sudah belasan korban bentrokan yang dilarikan ke rumah sakit Haji, di jalan Daeng Tata, karena terkena anak panah dan lemparan batu. Rabu dini hari kemarin (30/1), tawuran antar warga Sappabulo dan warga Soleang berlangsung sekitar 9 jam, dari pukul 00.30 hingga pukul 09.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran baru mereda saat belasan personel Polsek Panakukang datang membubarkan massa perusuh tersebut. Dari hasil penyisiran, aparat Polsek Panakukang berhasil mengamankan dua samurai dan parang, lima anak panah dan ketapelnya.
(mna/mad)











































