Kejadian bermula saat guru, Made Sudana, mengambil gaji Rp 1,8 juta dan uang kiriman anaknya untuk membangun rumah sebesar 4 ribu dolar di Bank Permata Jalan Diponegoro, Denpasar, Jumat (1/2/2013). Ia menaruh uang tersebut di tas yang ditempatkan di jok depan mobil Avanza yang dikemudikannya.
Usai meninggalkan bank, korban merasa ban mobil yang dikemudikannya gembos. "Akhirnya dia (korban) berhenti di Jalan Kenyeri (Denpasar). Dari belakang, ada dua orang langsung mengambil tas berisi uang di dalam mobil," kata polisi di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga sore ini, korban masih dimintai keterangan di Polsek Denpasar Timur. Ia terlihat shock atas kejadian perampokan di siang bolong itu.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan paku kecil yang biasa digunakan oleh pelaku untuk melakukan aksi kejahatan coblos ban. Paku ukuran mini ini diduga dari paku yang dibuat dari besi yang biasa digunakan untuk payung.
(/)











































