Penyusunan DPT Pemilu 2014 Diyakini Lebih Baik

Penyusunan DPT Pemilu 2014 Diyakini Lebih Baik

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2013 15:38 WIB
Jakarta - Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2009 sempat dipermasalahkan. Namun, peneliti senior Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) August Melaz meyakini penyusunan DPT dalam pemilu 2014 akan lebih baik.

"Saya optimis penyusunan DPR akan lebih baik karena minimal kita bisa melihat dari 5 aspek. Pertama penyerahan sumber data pemilih dari pemerintah kepada KPU kita lihat sudah tepat waktu tidak molor seperti pemilu sebelumnya," kata August Melaz dalam diskusi bertema "Amburadulnya Daftar Pemilih, Berulangkah di Pemilu 2014?" di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Jumt (1/2/2013).

Kemudian, menurut August, proses upgrading daftar pemilih akan terus berlangsung sesuai tahapan sampai pada penetapan DPT. KPU dan KPUD juga memiliki pengalaman dalam menyusun DPT untuk pemilu 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengalaman yang dimaksud adalah masalah DPT yang didapati baik dalam pemilu 2009 maupun dalam Pilkada seperti DPT ganda, pemilih yang belum terdaftar bahkan hingga penggelembungan DPT.

"Dari indikator (pengalaman KPU) itu saya kira proses sinkronisasi daftar pemilih yang dilakukan KPU akan mendekati akurasi tinggi, tinggal instrumen dan mekanisme yang ad harus dipastikan berjalan baik," jelasnya.

"Faktor ketiga adalah tersedianya banyak instrumen yang diatur dalam ketentuan seperti dalam tahap penyusunan daftar pemilih memungkinkan dilakukan perbaikan sampai DPT," lanjutnya.

Kemudian, faktor keempat menurut August, adalah partai politik sangat berkepentingan dengan DPT yang baik karena terkait dengan konstituen parpol, sehingga parpol juga akan ikut membantu KPU dalam menyusun DPT.

"Terakhir, masyarakat sipil bagaimanapun meski tidak banyak kelompok sipil yang konsen dengan DPT, tetapi KPU bisa merangsang kelompok sipil untuk membantu penyusunan daftar pemilih," ucapnya.

"Saya yakin prospek amburadul daftar pemilih bukan suatu kekhawatiran yang penting, tinggal indikator-indikator itu dipastikan terjngkau oleh KPU," imbuhnya.

(iqb/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads