3 'Tsunami' yang Menghantam PKS

3 'Tsunami' yang Menghantam PKS

- detikNews
Jumat, 01 Feb 2013 13:44 WIB
3 Tsunami yang Menghantam PKS
Jakarta -

Arifinto

Arifinto menjadi pembicaraan setelah 'aksinya' menonton video porno dari komputer tablet saat mengikuti sidang paripurna DPR. Politisi asal PKS ini bersikap ksatria dengan memutuskan untuk mengundurkan diri dari anggota DPR.

Kepada wartawan, dia menjelaskan alasan menonton film tersebut karena jenuh dengan rapat paripurna. Dia tak sengaja menonton film saat membuka file yang dikirim ke emailnya.

Pandangan negatif sempat mengarah ke PKS yang membawa jargon partai dakwah terkait aksi Arifinto ini. Namun seiring dengan pengunduran diri Arifintor, isu itu pun memudar.

Misbakhun

Selain Arifinto, PKS juga sempat diguncang kasus hukum yang menimpa Misbakhun, dulu anggota DPR. Dia tersangkut kasus yang berkaitan dengan Bank Century.

Di pengadilan tingkat pertama, Misbakhun yang juga Komisaris PT Selalang Prima divonis 1 tahun penjara. Di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, hakim menambah hukuman menjadi 2 tahun.

Namun di tingkat kasasi, Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Misbakhun. Dengan demikian Misbakhun diputus bebas. Isu suap sempat mengiringi pembebasan ini, namun belum ada keputusan yang membuktikan hal itu.

Sedikit banyak, kasus hukum Misbakhun sempat berdampak pada PKS. Terlebih lagi, kala itu PKS melalui Misbakhun merupakan tokoh yang cukup vokal mengkritik kebijakan pemerintah soal bailout Bank Century.

Luthfi Hasan Ishaaq

Kasus terakhir adalah penetapan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka KPK. Pria yang menjabat sebagai Presiden PKS itu langsung mundur saat hendak ditahan.

Keterlibatan Luthfi terkuak ketika Selasa (29/1) malam lalu, KPK menangkap dua direktur PT Indoguna Utama, Ahmad Fathanah dan Maharani di Hotel Le Meridien. Kemudian, KPK menemukan uang Rp 1 miliar di mobil Fathanah. Fathanah diduga orang dekat Luthfi. Uang Rp 1 miliar diduga sebagai uang muka untuk memuluskan kuota impor yang hendak diminta oleh PT Indoguna Utama ke Kementan.

Kasus ini sangat mengguncang PKS, terlebih lagi terjadi menjelang Pemilu 2014. Sejumlah pengamat memprediksi, inilah tsunami paling parah yang menimpa partai Islam tersebut. Posisi Presiden PKS pun akan diisi orang baru siang ini.

Halaman 2 dari 4
(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads