Pantauan detikcom, Jumat (1/2/2013), Agustinus berteriak dan meracau tidak jelas. Namun setelah meracau, Agustinus kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya. Meski menyanyi di ketingggian, tapi suaranya terdengar hingga bawah. Aksi Agustinus membuat pengguna jalan mengalihkan perhatiannya kepadanya.
Arus kendaraan dari arah Pancoran menuju Tomang pada titik di sekitar tower tempat Agustinus memanjat menjadi tersendat. Pengendara roda dua memilih untuk berhenti sejenak untuk mendengarkan Agustinus bernyanyi sedang pengendara roda empat melambatkan laju kendaraannya. Belasan pengendara roda dua juga terlihat berhenti di atas jalan fly over Senayan untuk menyaksikan Agustinus.
Petugas keamanan yang berjaga di sekitar tower juga belum bertambah. Hanya ada sekitar lima orang. Tim penyelamat juga belum terlihat hadir di tempat tersebut, termasuk pengacara dari Agustinus.
Seperti yang diketahui, pukul 07.00 WIB Kamis (31/1) kemarin, Agustinus naik tower SUTET di Senayan yang memicu kemacetan lalu lintas. Dari atas tower Agustinus melemparkan map yang berisi 4 berkas yang isinya kasus tanah yang diadapinya. Berkas-berkas itu ditujukan ke berapa lembaga di antaranya Komnas HAM dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang kini sudah bubar.
Usaha seorang warga bernama Yusuf yang naik ke tower untuk membujuk Agustinus turun juga tidak berhasil. Yusuf diusir oleh Agustinus dengan menggunakan tongkat kayu.
(tfq/nrl)











































