8 Jam Rapat Maraton dengan DPR, Jokowi Minta Tindakan Nyata

Hari ke-108 Jokowi

8 Jam Rapat Maraton dengan DPR, Jokowi Minta Tindakan Nyata

Ahmad Juwari - detikNews
Kamis, 31 Jan 2013 22:16 WIB
8 Jam Rapat Maraton dengan DPR, Jokowi Minta Tindakan Nyata
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) selama 8 jam dengan Komisi V DPR soal penanggulangan banjir. Jokowi meminta agar harus ada tindakan secepatnya setelah rapat ini.

"Bagus semua masukannya tadi. Pertemuan seperti ini tidak hanya sekali tiga kali, jangan diulang-ulang. Harus kerja, konkretnya apa. Di hulu kerja apa, di hilir apa, dewan mengontrol. Itu baru selesai," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan hal tersebut kepada wartawan sesaat setelah mengikuti RDP bersama Menteri PU, Gubernur Banten dan Sekda Jawa Barat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rapat tersebut sempat diwarnai hujan interupsi anggota Dewan terkait normalisasi kali Ciliwung. Terutama terkait lama pengerjaan normalisasi yang akhirnya ditetapkan 3 tahun.

"Memindahkan masyarakat tidak mudah. Kalau pak menteri 2 tahun secara teknis rampung. Kan butuh pendekatan masyarakat agar ada kesadaran kolektif mau pindah," tambah Jokowi.

Jokowi sendiri dalam rapat tidak berbicara banyak. Alasannya, semua pihak sudah paham persoalan.

"Persoalannya ketahuan semuanya. Sudah ngerti semuanya. Tadi irit bicara karena sudah ngerti semuanya," kata mantan wali kota Solo ini.

RDP sendiri dimulai sejak pukul 11.00 WIB pagi dan berakhir pukul 19.00 WIB malam. Beberapa keputusan dicapai dalam rapat ini, termasuk salah satunya, DPR mendukung usulan tambahan anggaran penanganan banjir.

"Komisi V DPR RI memahami dan mendukung usulan anggaran tambahan Kemen PU sebesar Rp 2037,2 miliar untuk program/kegiatan penanggulangan banjir," kata Ketua Komisi V DPR Yasti Soepredjo Mokoagow yang dibacakan kepada peserta RDP.

(mok/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads