Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menerapkan manajemen controlling dan organisasi yang baik dalam mengelola rusun tersebut.
"Ya kemarin di sekitar Pluit, Muara Baru kan sudah jelas siapa, ya masyarakat sekitar situ. Kalau nanti membeludak, yang bermobil masuk ya coret, ganti. Gitu saja, gampang," kata Jokowi saat dimintai komentar soal pengawasan Rusun Marunda agar benar-benar dihuni warga kurang mampu.
Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2013).
Jokowi mengatakan perbaikan Rusun Marunda terus dikebut. "Ini terus, tinggal nanti listrik masuk karena memang APBD. Jadi listrik masuk, air masuk. Mungkin seminggu dua minggu ini. Nanti kemudian yang sisanya ada 16 blok langsung dikerjain, kebut-kebutan. Ngapain sudah 7 tahun kosong nggak keisi pintu, jendela, kloset hilang semuanya. Begitu jadi langsung orang masuk, nggak ada kosong, lihat nanti," papar Jokowi bersemangat.
Kalau mereka tidak mampu bayar sewa gimana, Pak? "Ya bisa. Orang yang di Muara Baru itu juga sewa kok. 70 Persen penduduk situ juga sewa kok. Mereka membayar Rp 350 ribu saja di sana bisa, masa bayar Rp 150 ribu saja nggak bisa? Logikanya gimana? He..he..he," jawab Jokowi.
(aan/nrl)











































