Rencana Tarif Kereta Api ke Bandara Kuala Namu Dinilai Kemahalan

Rencana Tarif Kereta Api ke Bandara Kuala Namu Dinilai Kemahalan

Khairul Ikhwan - detikNews
Kamis, 31 Jan 2013 04:07 WIB
Medan - Menjelang pengoperasian Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara (Sumut), tarif kereta api dari Medan menuju bandara menjadi persoalan. Rencananya tarif seharga Rp 80 ribu sekali jalan dinilai kemahalan.

Anggota Komisi VI DPR RI Chairuman Harahap menyatakan, kendati penetapan tarif sifatnya fleksibel semuanya bergantung dari pelayanan, namun penetapan tarif Rp 80 ribu menjadi bahan pertanyaan. PT Railink yang akan mengoperasikan kereta bandara ini diminta untuk melakukan kajian ulang dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat.

“Apalagi jarak tempuhnya dekat, hanya sekitar 28 kilometer dari Medan ke Kuala Namu, jadi per kilometernya sekitar 2.900 rupiah, nah ini apa tidak kemahalan?” kata Chairuman kepada wartawan di Medan, Rabu (30/1/2013).

Menurut Chairuman, apa yang bisa dilihat saat ini, jalur kereta api itu hanya satu jalur saja, tidak double track, artinya perusahaan tersebut tidak membangun jaringan rel kereta. Sebagian besar memanfaatkan jalur yang lama.

Chairuman menuturkan masalah jalur kereta api ke Kuala namu, salah satu yang perlu diperhatikan adalah kualitas layanan. Hal ini juga dapat dibicarakan di Komisi 6 sebab mewakili persoalan BUMN.

Keluhan tentang rencana tarif itu juga disampaikan praktisi pariwisata Sumut, Tikwan Raya Siregar. Menurut Tikwan Tarif itu terlalu mahal dan dinilai tidak mempertimbangkan kepentingan apa-apa selain keuntungan PT Railink.

"Dengan tarif seperti ini, maka layanan kereta api bandara kita bisa jadi yang termahal di Asia Tenggara," kata Siregar yang mengoperasikan jasa tour dan travel di Sumut.

PT Railink sudah menetapkan tarif kereta api menuju Bandara Kualanamu sebesar Rp 80 ribu untuk sekali jalan, dan menyatakan penetapan itu telah sesuai dengan peraturan berlaku, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan No 28 Tahun 2012.

(rul/ndu)


Berita Terkait