Saat jumpa pers sebelum keberangkatan di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, SBY mengatakan kunjungan ini akan berlangsung selama 8 hari di 4 negara yaitu Liberia, Mesir, Arab Saudi dan Nigeria.
"Kunjungan ke luar negeri ini ada yang bersifat peningkatan bilateral tetapi ada yang juga merupakan agenda multilateral," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu selama dua hari berada di Monrovia, saya beserta PM Inggris dan Presiden Liberia akan memimpin panel itu untuk melanjutkan pekerjaan yang telah kami lakukan selama ini," terangnya.
Setelah kurang lebih dua hari berada di Monrovia, SBY beserta delegasi akan berkunjung ke Nigeria. Di sana, SBY akan bertemu dengan pemimpin Nigeria dan membahas kerjasama bilateral kedua negara.
"Karena Nigeria amat dekat dengan Liberia saya berkunjung satu hari sebagai kunjungan balasan dan sekaligus mengingat potensi yang baik dan kita akan mempererat kerjasama dan kemitraan hubungan bilateral," jelasnya.
Setelah dari Nigeria, SBY akan melaksanakan ibadah umroh di Jeddah, Arab Saudi. Tak hanya beribadah, SBY juga akan mengikuti forum bisnis dan meningkatkan potensi kerjasama ekonomi dengan Timur Tengah.
Usai ibadah umroh, SBY akan melanjutkan kunjungan ke Kairo, Mesir. Di negara tersebut, SBY akan mengisi sesi diskusi soal Palestina.
"Karena ini kepentingan nasional kita maka kita harus terus berupaya untuk mendukung kemerdekaan Palestina sebagaimana yang kita laksanakan selama ini," terangnya.
Bagaimana dengan situasi keamanan Mesir? SBY menegaskan memang ada gangguan politik sosial dan keamanan. Namun, sejauh ini belum ada pembatalan dari panitia soal KTT tersebut.
"Saya siap untuk hadir di situ dengan harapan situasi keamanan kondusif selama KTT itu berlangsung," tegasnya.
SBY akan kembali ke Jakarta pada 7 Februari 2013.
(mad/nrl)











































