"Saya sama sekali tidak menggapnya menjadi ukuran bagi kinerja saya," ujar Amir di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013).
Namun demikian dia tidak mempermasalahkan survey tersebut, sebab siapa pun boleh melakukan prediksi terhadap apa saja yang ingin mereka prediksi. Namun khusus untuk kinerja dan capaian target kerja menteri, KIB II sudah mempunyai tolak ukur yang sistematis serta rinci.
Secara rutin UK4 melakukan evaluasi rutin per tiga bulan dan tahunan. Hasilnya disampaikan langsung kepada Presiden SBY dan Wapres Boediono untuk kemudian menindaklanjutinya sebagai acuan melakukan perbaikan.
Di internal kementerian, juga memiliki sistem evaluasi masing-masing. "Yang bekerja kan yang lebih tahu kondisinya," sambung Amir.
"Kalau masing-masing menteri sadar tanggung jawab dan tugasnya, dari manapun dia, tentu akan jalankan tugasnya sebagai abdi negara," tegasnya.
(slm/lh)











































