"Kalau saya kan sebuah pertanyaan tergantung siapa yang menjawab. Kalau kita mau menganalogikan, saya dulu pengusaha, pengusaha besar, itu karena dia mengelola banyak usahanya, bukan hanya satu perusahaan. Ini tergantung menteri bagaimana memanage itu," kata Suryadharma.
Hal ini disampaikan Suryadharma kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menteri parpol saya yakin bisa, karena sudah terbiasa memanage itu, tingkat provinsi, kecamatan, hingga desa. Dalam sebuah organisasi ada pembagian tugas, tugas dan wewenang, oleh karena itu semua tidak selalu dilakukan oleh ketua umum, ketum hanya bisa melakukan kontrol," katanya.
"Yang saya rasakan saat ini, saya bekerja melampaui jam dan tempatnya. Artinya di rumah saya bisa bekerja, kamar bisa bekerja, mobil bisa. Itu yang saya maksud, karena semua berasumsi bekerja itu kantor," lanjutnya.
Pembagian tugas di partai membuatnya lebih nyaman bekerja sebagai Menteri Agama meskipun PPP sebentar lagi harus mengadu nasib di Pemilu 2014.
"Saya di partai punya wakil ketua umum, saya lebih mudah melaksanakan tugas, karena tugas dan wewenang sudah detail. Waketum juga punya ketua-ketua yang sudah ada jobnya sendiri-sendiri," tandasnya.
(van/nrl)











































