BPOM: Katinona Lebih Murah dari Heroin

BPOM: Katinona Lebih Murah dari Heroin

Ahmad Juwari - detikNews
Rabu, 30 Jan 2013 10:56 WIB
BPOM: Katinona Lebih Murah dari Heroin
Barang bukti di Rumah Raffi
Jakarta - Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (Badan POM) menilai peredaran cathinone atau katinona, yang ditemukan di rumah Raffi Ahmad, harus dicegah. Karena narkoba yang dianggap BNN jenis baru ini dijual lebih murah dari heroin.

"Tidak mahal. Karena dilihat dari bahan bakunya tidak mahal, lebih mahal heroin," kata Deputi Bidang Pengawasan produk Terapetik dan Napza BPOM, A Retno Tyas Utami, sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Retno menilai risiko pemakai katinona cukup besar. Pembeli bisa mendapatkannya dari internet atau pergaulan yang keliru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau katinona, risikonya besar saya setuju masuk golongan I. (Dibeli) lewat internet juga bisa, pergaulan juga bisa," katanya.

BPOM sejauh ini mengawasi peredaran makanan dan obat-obatan yang legal. BPOM mendorong pemerintah menetapkan semua turunan katinona sebagai narkotika dan dimasukkan dalam lampiran UU Narkotika.

"Kita selama ini ketat sekali, sampai gram-gram pun kita hitung. Mendistribsi ke mana. Lampiran UU dilengkapi. Katinona sudah dicantumkan, tapi turunan belum dicantumkan. Badan pengawas kan melindungi masyarakat," ujarnya.

(van/nrl)


Berita Terkait