"Ya dengan siapapun," ujar Jubir Golkar Tantowi Yahya saat berbincang dengan detikcom, Rabu (30/1/2013).
Tantowi mengatakan salah satu sisi dari berpolitik itu adalah persaingan. Oleh karena itu Ical yang sudah tetapkan sebagai capres dari Golkar harus siap bersaing dengan siapapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tantowi yakin dengan melihat sejumlah survei satu tahun terakhir ini yang menunjukkan Golkar berada di posisi teratas mampu memenangkan pemilu. Sementara menurut Tantowi, Partai NasDem masih jauh di bawah survei Golkar.
"Tapi politik itu kan dinamis. Posisi NasDem bisa bergerak naik apabila kerja politik dan pencitraan mereka sejalan dengan keinginan rakyat," tuturnya.
Sebelumnya Surya Paloh sendiri tak sepakat jika persaingannya dengan Ical dianggap memanas. Meskipun Paloh yang harus mengakui kemenangan Ical di kongres Golkar kini sudah menjabat Ketua Umum Partai NasDem.
"Nggak juga. Saya sudah menegaskan ketika pertama sekali pidato penutupan kongres, bagaimana partai-partai politik bisa mengedepankan sebuah kompetisi di dalam harmoni, bersahabat, saling menghargai. Nasdem ingin berpegang pada prinsip-prinsip itu lah ya," kata Paloh kepada detikcom di Kantor Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta, Selasa (29/1).
(ega/ega)











































