"Mereka kita amankan karena mereka mendorong, menyerang petugas dengan bambu yang mereka gunakan yang sebelumnya untuk bendera,β kata Humas Polda Sumsel AKBP R Djarod Padakova, di Palembang, Selasa (29/01/2013).
Djarot menjelaskan, padahal sebelum peristiwa itu, pihak Polda sudah memberikan kesempatan kepada para pengunjuk rasa untuk menemui pihaknya untuk membuat pelaporan dan keterangan terkait tuntutan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai pengunjuk rasa yang terluka, seperti yang dialami Anwar Sadat, Djarod menjelaskan pengunjuk rasa yang mengalami luka dilakukan
perawatan.
Unjuk rasa yang dilakukan para petani dan aktivis lingkungan hidup ini sudah berlangsung sejak Senin (28/01/2013) kemarin. Mereka memprotes penangkapan dan penganiayaan warga Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir pada tanggal 25 Januari 2013 lalu.
(tw/ega)











































