"Iya saya memahami usulan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), artis dan politisi sedikit banyak masih menjadi tauladan generasi muda. Jadi saya paham betul, kalau tuntutan kriteria terhadap artis dan politisi sebagai tauladan harus meningkat," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nova Riyanti Yusuf, pada detikcom, Selasa (29/1/2013).
KPAI memang mengusulkan agar artis dan politisi yang terlibat kasus narkoba atau amoral agar tidak ditampilkan sampai dinyatakan bersih. Namun Nova menambahkan tanpa tuntutan itu sendiri, seorang figur publik harus sadar tugas berat yang diembannya.
"Tapi tanpa adanya tuntutan KPAI tersebut, siapa pun figur publik, utamanya politisi, harus sadar memanggul tugas berat sekali. Apalagi legislator tanggungjawab anggaran luar biasa besar, menghasilkan UU, mengawasi pemerintah, luar biasa tanggungjawabnya. Jadi harus diimbangi dengan mental yang kuat, dan jangan pernah berpaling pada godaan," ujar Nova.
Politisi dari Partai Demokrat ini berharap menjelang pemilu 2014 para caleg menyadari betul beban yang akan mereka tanggung jika berhasil dipilih rakyat menjadi anggota legislatif.
"Harapan saya adalah bahwa dalam tahun politik ini, siapa pun yang akan menjadi caleg 2014 perlu menyadari bahwa inilah beban nurani dan mental politisi. Siap menempatkan porsi kepentingan pribadi jauh di bawah kepentingan rakyat," ujar Nova.
Di samping itu, Nova menjelaskan akan diadakannya rapat dengar pendapat dengan seluruh pihak berwenang terkait narkotika. Hal ini dikarenakan ditemukannya zat adiktif baru dari penggerebekan salah satu rumah artis nasional pada Minggu (27/1) lalu.
"Besok Rabu (30/1), Komisi IX DPR RI adakan rapat dengar pendapat tentang narkotika pukul 10.00 WIB," tutup Nova.
(vid/nwk)











































