TKI Demak Tewas di Arab, Luka di Tubuh Mencurigakan
Selasa, 28 Sep 2004 19:01 WIB
Demak -
Lagi, TKI jadi korban. Setelah sebulan lebih dinyatakan tewas di Arab, jenazah TKI asal Demak Sulistiyono dipulangkan untuk dimakamkan di desanya. Luka tubuhnya mencurigakan.Dipulangkannya jenazah Sulistiyono disambut dengan duka oleh pihak keluarga di Desa Brumbungan Kec. Mranggen Kab. Demak, Selasa (28/09/2004). Setelah didoakan, Sulistiyono kemudian dimakamkan di TPU setempat.Pihak keluarga yang sempat memeriksa jenazah Sulistiyono mengatakan banyak luka tubuh yang mencurigakan. Di bagian perut, ada dua luka sayatan, batok kepala retak. Di bagian kaki juga ada luka. "Seperti bukan luka kecelakaan. Tapi luka akibat siksaan," kata ibu Sulistitiyono, Rasahati kepada wartawan dengan wajah sembab.Karena itulah, pihak keluarga tidak percaya bahwa anaknya tewas karena terjatuh dari lantai 3 sebuah bar tempat dia bekerja. Apalagi, satu temannya, Sofie mengabarkan Sulistiyono mati karena dikejar-kejar polisi setempat.Ketika ditanya wartawan, Rasahati tidak menjawab dengan lugas. Agaknya, hanya kepasrahan yang dia miliki. Begitu juga dengan anggota keluarga lain.Menurut keterangan Pemerintah Arab Saudi, anak nomor 2 pasangan Suyadi dan Rasahati itu mengalami musibah di lokasi kerjanya. Ia terjatuh dari lantai 3 di sebuah Bar Hotel tempat kerjanya di Riyadh.Sementara Pemerintah Indonesia dan PT Abdul Pratama Jaya Jakarta PJTKI yang mengirim Sulistiyono tidak pernah merinci sebab-sebab kematiannya. Akibatnya, sampai sekarang kematian lelaki berusia 22 tahun itu masih simpang siur.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































