"Secara teknis kita harus menyediakan anggaran, kemarin itu untuk penyodetan sesuai intruksi dari Presiden sebesar Rp 500 miliar untuk menyodet dari Kali Ciliwung juga ke Kanal Banjir Timur itu," jelas Kepala BNPB Syamsul Maarif ketika ditanya langkah teknis dalam mengatasi banjir Jakarta.
Hal itu dikatakan Syamsul usai perayaan HUT BNPB di Mabes Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (29/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita minta kepada PU untuk dilakukan kontrol terus menerus tanggul ini karena kerusakan tanggul itu bisa juga karena berbagai sebab baik itu persoalan umur, ataupun juga adanya penyalahgunaan terhadap tanggul tersebut oleh masyarakat atau siapapun," tuturnya.
Pihaknya juga akan memberikan saran ke Mabes TNI, agar prajurit TNI berlatih mempersiapkan darurat banjir, utamanya di Jakarta. Pun mempersiapkan logistik dan perlengkapan untuk bencana banjir.
"Sehabis ini saya akan ke Mabes TNI juga akan menyampaikan beberapa masukan agar satuan-satuan itu disiapkan untuk lebih konkret lagi baik orang, perlengkapan dan juga mengadakan pelatihan di Jakarta. Kita berharap tahun ini Insya Allah kita lakukan latihan di Jakarta khusus untuk menghadapi masalah banjir," jelas dia.
(nwk/lh)










































