Ratusan Warga Heboh Padati Open House SBY
Selasa, 28 Sep 2004 17:50 WIB
Bogor - Open house di rumah SBY berlangsung heboh. Ratusan warga memadati lokasi 2 jam sebelum acara. Ferry Santoro dan Alvito Dhinova jadi rebutan, sebelum warga berebutan SBY dan...makanan tentunya.Acara dijadwalkan pukul 16.00 WIB di pendopo kediaman SBY di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Selasa (28/9/2004).Namun warga yang sebagian besar ibu-ibu itu sudah memadati lokasi mulai dari luar halaman rumah SBY. Sambil menunggu dimulainya acara, warga menangkap kehadiran kamerawan RCTI Ferry Santoro yang pernah disandera GAM dan presenter Liputan 6 SCTV Alvito Dhinova. Keduanya memang sedang melakukan peliputan.Walhasil, beberapa ibu-ibu terperanjat dan sambil memekikkan suara girang menghampiri keduanya dan berebutan salaman. Bahkan beberapa warga berebutan foto bersama. Meski jengah, Ferry maupun Alvito tidak kuasa menolak permintaan warga."Oh, Ferry udah gemuk yah sekarang. Masih muda lagi. Di TV kok kelihatan tua," sapa seorang bapak kepada Ferry. Ferry yang memang sempat kehilangan 20 kg berat badannya saat disandera GAM hanya bisa senyam-senyum.Seorang ibu tampak surprise ketika melihat Ferry. "Aduh mimpi apa semalam bertemu Ferry," jeritnya. Dia pun berteriak memanggil rekan-rekan rombongannya dari Tangerang untuk foto bersama Ferry.Hal serupa dialami Alvito. Bak selebritis, pria muda itu jadi serbuan warga, terutama ibu-ibu. Dia hanya bisa cengengesan dan pasrah dirangkul ibu-ibu yang berteriak kegirangan.Sedangkan bagi Ferry yang sudah 2 hari ngepos di Cikeas untuk meliput, pada hari pertama juga mengalami kejadian sama. Bahkan seorang siswa SMP mewawancarainya untuk majalah dinding sekolah.Puas mengerubuti Ferry dan Alvito, warga menyerbu hidangan mie ayam dan soto dari Soto Bangkong. Padahal acara belum dimulai. Namun warga mendesak agar santapan segera dihidangkan. Walhasil, konsumsi yang harusnya disantap usai acara, sudah ludes.Setibanya SBY di pendopo rumahnya sesuai jadwal, capres Partai Demokrat itu segera meminta warga yang sedang sibuk berebutan mie ayam dan soto agar tenang. "Mohon tenang. Nanti nggak dengar kalau saya bicara," imbaunya.Setelah warga tenang, SBY baru menyampaikan pidatonya. Usai pidato, warga bergiliran menjabat tangan SBY. Tidak seperti acara yang lalu, kali ini warga tidak diperkenankan foto bersama. Warga yang sudah menjabat tangan digiring meninggalkan lokasi.Dalam pidatonya, SBY menegaskan, setelah ada keputusan final tentang hasil Pilpres, baru lah akan diumumkan susunan kabinet, dan menjelaskan siapa-siapa yang ditugaskan untuk menangani masalah bangsa, termasuk juga program kerja 100 hari pertama yang dinamakan K2A, yakni konsiliasi, konsolidasi, dan aksi."Saya menyadari saat ini rakyat sudah tidak sabar untuk mengetahui struktur dan calon anggota kabinetnya. Saya minta agar rakyat bersabar dan tidak terpancing dengan berita-berita tidak benar yang banyak beredar akhir-akhir ini. Sebelum ada putusan final dari KPU tentang hasil Pilpres, saya tidak mungkin mengumumkan struktur kabinet," kata SBY.Usai bersalaman dengan SBY, beberapa warga tampak kecewa tidak bisa foto bersama dengan idolanya. "Yah nasib. Sudah jauh-jauh datang, tidak bisa foto-fotoan sama SBY. Tapi nggak apa-apa deh, lumayan tadi sudah fotoan sama Ferry dan Alvito," celetuk seorang ibu dari Bekasi, disambut cekikikan teman-temannya.
(sss/)











































