Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ke-12 akan digelar di Mesir pada 6-7 Februari 2013. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menuturkan, belum ada perubahan jadwal menyusul kerusuhan yang terus bergejolak di Mesir.
"Hingga tadi pagi ketika kami menghubungi pihak tuan rumah maksudnya pihak Mesir, mereka bilang belum ada perubahan jadwal KTT OKI," kata Menlu Marty Natalegawa di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2013).
Namun menurut Marty, Kemenlu masih terus menunggu dan memonitor perkembangannya, seandainya ada perkembangan atau ada perubahan sikap dari tuan rumah terkait jadwal pelaksanaan KTT OKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, soal kehadiran presiden SBY dalam KTT itu, Marty menegaskan presiden tetap akan hadir, namun menyusul setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah negara Timur Tengah.
"Iya betul (SBY menyusul). Rangkaiannya kan Liberia, Nigeria, Arab Saudi kemudian ke Mesir," kata Marty.
Ada kemungkinan KTT tidak digelar di Mesir?
"Tentu kita akan sesuaikan, karena itu saya memahami karena keadaannya kan begitu," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Mesir Mohammed Morsi memberlakukan status darurat untuk beberapa daerah di Mesir yaitu Port Said, Suez dan Ismalia setelah beberapa hari kota-kota itu diguncang rusuh. Jam malam diberlakukan antara pukul 21:00 sampai 06:00 pagi, dan akan dilangsungkan hingga 30 hari mulai Senin (28/1) ini.
(iqb/nrl)











































