"Ya nggak apa-apa. Ya selamatlah ya," kata Sultan yang mundur dari ormas NasDem saat Surya Paloh mendeklarasikan pendirian Partai NasDem, sembari tersenyum.
Hal ini disampaikan Sultan di sela-sela rapat kerja pemerintahan yang dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Boediono. Acara digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (28/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silakan saja, wong sudah lolos kok," kata Sultan.
Sebelumnya diberitakan Surya Paloh telah dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada kongres Partai NasDem tanggal 26 Januari 2013 lalu. Surya Paloh terpilih secara aklamasi.
Meskipun demikian sebelum pengukuhan Surya Paloh diwarnai dengan aksi pengunduran diri Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Hongkong, Singapura, dan Maluku.
Ratusan kader NasDem juga membuang kartu anggota mereka beberapa saat sebelum kongres NasDem dibuka resmi oleh Surya Paloh pada 25 Januari lalu. Sehari sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo, Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq, dan sejumlah pengurus juga mengundurkan diri. Mereka semua menolak Surya Paloh menjadi Ketum NasDem.
Setelah keluar dari Partai NasDem, Hary Tanoe pun akan segera mendirikan ormas Persatuan Indonesia. Ini adalah opsi ketiga Hary selain sempat berencana mendirikan partai baru atau bergabung dengan salah satu parpol peserta Pemilu 2014.
(van/asy)










































