"Dari hasil tes masih ditelusuri dan diteliti tapi kita mencurigai ada jenis narkotika baru yang sebenarnya pernah ditemukan di Singapura dan saat ini masih dalam perbincangan dan sedang dibicarakan di tingkat ASEAN," kata Kepala UPT Lab BNN Kuswardani dalam jumpa pers di kantor BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin (28/1/20120.
Kuswardani mengatakan zat ini berfungsi sebagai stimulan yang efeknya membuat segar seperti doping. "Zat ini berfungsi sebagai stimulan, untuk di Indonesia kita belum tahu apa barang ini sudah beredar atau belum," katanya. (nal/nrl)











































